Lembaga Kemahasiswaan

Dewan Perwakilan Mahasiswa

DPM

Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) merupakan bentuk dari badan legislatif mahasiswa yang ada di UNUSIA. Badan legislatif mahasiswa beranggotakan wakil-wakil mahasiswa yang dipilih melalui mekanisme tertentu. Seorang wakil mahasiswa mengemban amanat untuk menampung dan menyalurkan aspirasi mahasiswa untuk menjadi suatu kebijakan (legislator).

Badan legislatif mahasiswa dituntut harus mampu menuangkan terobosan-terobosan yang bersifat inovatif dalam hal kebijakan-kebijakan sehingga fungsi legislatif tersebut berjalan secara optimal. Badan legislatif mahasiswa juga dituntut untuk aktif mengawasi pelaksanaan dan mengevaluasi praktik-praktik penyelenggaraan sistem tersebut. Praktik-praktik penyelenggaraan dapat berupa kebijakan-kebijakan atau proses yang terjadi di dalam sistem tersebut. Hal ini bertujuan agar terjadi control dan keseimbangan (check and balances) sehingga menghindarkan penumpukan kekuasaan yang berdampak pada absolutism.

Fungsi

Dalam melaksanakan tugasnya DPM menyelenggrakan fungsi:

Fungsi Legislasi
DPM menyalurkan aspirasinya dalam bentuk banyaknya produk perundang-undang yang diciptakan dalam satu periode kerja.
Fungsi Pengawasan dan Budgeting
DPM memiliki kewajiban untuk mengawasi kinerja dari lembaga eksekutif (BEM). DPM juga melakukan auditing terhadap program kerja lembaga eksekutif (BEM) selama satu periode kerja.
Fungsi Advokasi
DPM menyampaikan keluhan, masukan, saran, dan kritik mahasiswa kepada pihak pengelola PEM UNUSIA agar aspirasi serta permasalahan yang ada dapat terselesaikan.

Tugas & Wewenang

Membentuk peraturan organisasi/lembaga di ruang lingkup mahasiswa UNUSIA
Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan organisasi/lembaga di ruang lingkup mahasiswa UNUSIA
Membahas dan menindaklanjuti hasil pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan lembaga eksekutif (BEM) UNUSIA
Memberikan evaluasi atas pelaksanaan praktik dan anggaran lembaga eksekutif (BEM) UNUSIA
Menyerap, menghimpun, menampung, dan menindak lanjuti aspirasi mahasiswa

Hak

Dalam melaksanakan tugasnya DPM memiliki Hak:

Hak interpretasi
yaitu hak yang mempertanyakan kebijakan-kebijakan lembaga eksekutif (BEM) UNUSIA.
Hak Budget
yaitu hak untuk mengusulkan anggaran
Hak Angket
yaitu hak untuk menghimpun pendapat dalam menyikapi sebuah kebijakan
Hal Inisiatif
yaitu hak dalam mengajukan rancangan peraturan organisasi di ruang lingkup mahasiswa PEM UNUSIA